Apa Yang Warna Urin ‘Katakan’ Wacana Kesehatanmu?

by

Warna urin yang menunjukkan kesehatan Apa yang Warna Urin 'Katakan' Tentang Kesehatanmu?
Warna urin yang menunjukkan kesehatan. Foto: dailymail.co.uk

 

Setiap hari kita membutuhkan air putih sebanyak 2 liter atau delapan gelas. Tujuannya selain untuk metabolisme sel yakni mengelarkan racun dari tubuh. Dan akan dikeluarkan lagi sudah dalam bentuk urin, yang mengandung sisa metabolisme dan racun.

Urin inilah yang dapat mengindikasikan, kalau badan kita sedang dalam keadaan sehat atau dalam masalah. Meskipun badan tidak menawarkan gejala-gejala kita sedang sakit. Oleh lantaran itu, kita harus tahu menyerupai apa warna urin.

Seorang dokter umum telah mengungkapkan, kalau warna urin ini mengindikasikan perihal kesehatan. Menurut Dr Luke Powles yang berbasis di London dari Klinik Kesehatan Bupa, warna urin menawarkan tingkat hidrasi seseorang.

Di mana warna kuning gelap, menawarkan kebutuhan akan segelas air harus segera dipenuhi. Merah dan bahkan nuansa hijau, dapat menjadi menandakan dilema kesehatan yang lebih serius.

Dikutip dari Daily Mail, Dr Powles menekankan kebanyakan orang membutuhkan antara 1,5 dan dua liter air sehari. Dan harus menghindari dehidrasi, minuman bagus menyerupai soda dan alkohol.

Di bawah ini, Dr Powles menguraikan aneka macam warna air seni, yang berbeda perihal kesehatan seseorang.

Kuning cerah
Ini yakni warna urin yang ideal, dan menawarkan seseorang cukup terhidrasi. Warna yang lebih jelas dari ini, mengindikasikan Anda lebih banyak air daripada yang dibutuhkan. Meski tidak berbahaya, hal ini dapat mengakibatkan buang air kecil lebih sering.

Kuning gelap
Urin berwarna kuning menawarkan seseorang mengalami dehidrasi, dan harus minum air sesegera mungkin.

Hijau
Meski mungkin mengkhawatirkan, urin hijau biasanya tidak berbahaya dan terjadi akhir makan makanan tertentu, menyerupai asaparagus atau pewarna artifisial.

Dalam kasus yang jarang terjadi, bagaimanapun, urin hijau yakni tanda penyakit genetik kader familial hiperkalsemia, yang mengakibatkan kadar kalsium dalam darah tidak normal. Urin hijau juga dapat terjadi sebagai efek samping obat tertentu.

Merah
Urin merah biasanya juga lantaran makan makanan tertentu, menyerupai bit. Namun, dapat juga lantaran darah, menyerupai ketika menstruasi atau, pada kasus yang lebih serius, benjol atau bahkan kanker.

Jika warna merah bukan disebabkan makanan yang telah dimakan baru-baru ini, Anda harus segera mengunjungi dokter.