Faktor-Faktor Yang Sanggup Mengakibatkan Timbulnya Depresi Pada Remaja

by

Faktor penyebab depresi pada remaja. Bagi sebagian orang, masa remaja mungkin merupakan masa yang indah dan menyenangkan lantaran pada masa inilah segala sesuatu yang tidak mereka alami semasa kanak-kanak perlahan-lahan mulai terlihat. Akan tetapi, masa remaja sesungguhnya merupakan masa yang paling rentan lantaran merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju pendewasaan. Pada masa inilah banyak orang terjebak dalam banyak sekali kemelut yang pada akibatnya mensugesti kehidupannya di masa depan. Hal itu bahkan berdampak pada cara berfikir dan bersikap seseorang.

Setiap orang mempunyai masalahnya masing-masing dan setiap orang juga punya caranya masing-masing dalam menghadapi suatu masalah. Meski begitu, tidak semua orang bisa mengatasi masalah yang dihadapinya dengan baik. Adakalanya, seseorang terpuruk lantaran permasalahan tertentu yang akibatnya membuatnya merasa depresi.

Depresi ialah suatu kondisi yang ditandai adanya gangguan pada kesehatan mental yang berlangsung beberapa hari atau minggu. Gangguan tersebut mensugesti emosi, suasana hati, tumpuan fikir, dan cara seseorang dalam mengadapi acara kehidupannya sehari-hari.

Meski tidak mempunyai tanggung jawab sebesar orang cukup umur khususnya yang sudah berumahtangga, namun remaja merupakan masa yang cukup sulit dan rentan mengalami depresi. Hal itu terlihat dari banyaknya masalah depresi pada usia remaja dan berkaitan eksklusif dengan tingkat kebahagiaan di suatu wilayah.

 masa remaja mungkin merupakan masa yang indah dan menyenangkan lantaran pada masa inilah seg Faktor-faktor yang Dapat Menyebabkan Timbulnya Depresi Pada Remaja

Sebenarnya pada masa remaja memang banyak anak yang kemudian tidak siap dengan peralihan yang terjadi dalam hidupnya. Pada masa itu kebanyakan anak akan mulai dibebani dengan banyak sekali duduk masalah dan mulai berhadapan dengan kehidupan yang lebih kompleks termasuk masalah percintaan.

Bagaimanapun ada begitu banyak duduk masalah hidup di luar sana yang bisa saja menimbulkan seorang remaja merasa depresi. Masalah yang dianggap orang lain sepele bisa jadi berdampak besar bagi seseorang. Berikut sepuluh faktor penyebab depresi pada remaja yang teknokiper rangkum.

#1 Kurangnya Perhatian Orangtua
Pada dasarnya keluarga memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan seorang remaja. Bagaimanapun, keluargalah yang seharusnya lebih tahu bagaimana kondisi anggota keluarga tersebut. Akan tetapi, sebuah keluarga tidak selalu menawarkan apa yang semestinya diperoleh sang anak.

Adakalanya seorang remaja menerima perhatian yang kurang dari orangtua sehingga merasa tidak senang dalam hidupnya. Ada banyak faktor yang memicu kondisi ini, ibarat orangtua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan, perilaku orangtua yang pilih kasih kepada anak yang lebih tua, dan sebagainya. Dalam banyak sekali kasus, kondisi ekonomi keluarga juga bisa menjadi pemicu timbulnya depresi pada remaja.

#2 Perceraian Orangtua
Banyak remaja yang berasal dari keluarga broken home yang pada akibatnya mengalami stress dan depresi. Bagaimanapun perceraian orangtua bisa jadi merupakan pukulan bagi seorang anak. Tidak ibarat orangtua yang sudah mantap bercerai, anak mungkin akan merasa sedih, tertekan atau bahkan trauma.

Tidak bisa dipungkiri bahwa perceraian orangtua adakalanya mensugesti kondisi emosional dan kesehatan mental sang anak. Adakalanya sang anak tidak siap dengan perpisahan kedua orangtuanya namun mau tidak mau harus meneriam kondisi tersebut. Kondisi ibarat ini sanggup berdampak jelek terhadap kesehatan mental anak dan sanggup memicu timbulnya depresi.

#3 Faktor Genetik dan Biologis
Depresi yang dialami oleh seorang remaja kemungkinan juga bisa timbul lantaran faktor genetik. Salah satu anggota keluarga mungkin mempunyai riwayat gangguan ini sehingga diturunkan kepada anak tersebut. Selain itu, faktor biologis berupa gangguan pada neurotransmiter yang menciptakan kinerja otak tidak maksimal juga sanggup mengakibatkan depresi pada remaja.

#4 Menghadapi Stress Berlebih
Tekanan atau stress dalam hidup memang merupakan hal yang biasa dan setiap orang niscaya pernah mengalami masa-masa itu. Secara umum, setiap orang akan berusaha sebaik mungkin menghadapi tekanan tersebut dan mencari solusi untuk lepas dari masalah tersebut.

Akan tetapi, tidak semua orang bisa menangani stress yang ia alami. Adakalanya seseorang mengalami stress yang berlarut-larut dan tidak berhasil menemukan solusi atau seseorang yang sanggup membantu (sementara masalah yang ia hadapi terus berlanjut) sehingga hal itu pun mengakibatkan depresi.

#5 Kehilangan Orang Tercinta
Kehilangan merupakan sebuah pengalaman yang tidak menyenangkan terlebih bila yang hilang ialah seseorang yang dicintai. Bagi sebagian orang, kehilangan orang tercinta untuk selamanya mungkin ialah sebuah takdir yang harus diterima dan diikhlaskan.

Akan tetapi, sebagian orang mungkin akan sangat terpukul dikala ditinggal oleh orang yang begitu ia cintai. Misalnya saja seorang remaja anak semata wayang harus kehilangan kedua orangtuanya lantaran sebuah kecelakaan. Kehilangan dalam kondisi ibarat ini bisa jadi menjadi pukulan yang berat bagi seorang remaja dan bila ia tidak kuat, bisa jadi akan mengalami depresi.

#6 Trauma Mendalam
Salah satu penyebab yang seringkali menjadi pemicu depresi pada remaja ialah adanya stress berat yang mendalam pada remaja tersebut. Di kota-kota besar di negara maju, masalah depresi pada remaja akhir stress berat merupakan masalah yang cuku sering terjadi.

Banyak remaja yang mengalami stress berat akhir pel3cehan fisik atau emosional dari lingkungannya. Mirisnya, terkadang pel3cehan tersebut dialami oleh remaja di dalam lingkungan sekolah. Banyak remaja yang mengalami tindakan bully yang pada akibatnya menimbulkan mereka depresi. Bahkan ada beberapa masalah dimana korban bully tetapkan untuk mengakhiri hidupnya.

#7 Kebiasaan Berfikir Negatif
Ketika menghadapi suatu masalah, tidak semua orang sanggup bersikap damai dan berfikir positif. Adakalanya seseorang menanggapi masalah dengan begitu genting dan tidak bisa berfikir dengan tenang. Fikiran-fikiran negatif yang kerap muncul menciptakan seseorang merasa tidak berdaya. Jika kebiasan tersebut berlangsung terus-menerus, maka lambat laun sanggup pula menimbulkan depresi.

#8 Mengalami Masalah Percintaan
Ketika menginjak masa remaja, banyak orang yang mulai mengenal cinta (well, walaupun zaman kini anak SD juga udah tahu cinta-cintaan). Memasuki masa-masa fubertas inilah seorang remaja sangat rentan terpuruk dalam masalah percintaan yang mungkin bagi kebanyakan orang hanyalah sebuah masalah yang sepele.

Meski remaja bisa dibilang masih sangat labil dan belum berfikir secara dewasa, pada kenyataannya begitu banyak remaja yang justru terjebak dalam kondisi percintaan yang rumit. Dalam kondisi labil ibarat itu, putus dengan pacar atau mengalami pengkhianatan bisa jadi merupakan pukulan yang berat bagi seseorang. Tidak heran bila ada kejadian remaja tewas bunuh diri hanya lantaran diputuskan kekasih.

#9 Hilangnya Kepercayaan Diri
Kepercayaan diri merupakan suatu modal yang sangat penting dalam segala hal. Ada banyak orang yang terpuruk atau terjebak dalam kondisi yang tidak menguntungkan lantaran tidak mempunyai rasa percaya diri yang cukup, begitupula halnya dengan remaja.

Dalam beberapa kondisi dan lantaran banyak sekali faktor tertentu, seorang remaja mungkin saja kehilangan kepercayaan dirinya dan tidak menemukan cara untuk mengembalikan kepercayaan diri tersebut sehingga akibatnya ia merasa tertekan dalam lingkungannya dan membuatnya depresi.

#10 Tekanan Dalam Pendidikan
Adakalanya proses berguru mengajar di sekolah dan pergaulan murid di lingkungan sekolah menjadi pemicu timbulnya depresi pada remaja. Sebagian murid mungkin tidak begitu lihai dalam mengikuti pelajaran dan merasa tertekan lantaran adanya tuntutan tertentu dari orangtua.

Dalam beberapa kasus, seringkali seorang remaja mengalami depresi lantaran adanya suatu tanggung jawab yang dibebankan padanya untuk menjadi yang terbaik atau untuk menjadi lebih baik (walau pada kenyataannya ia tidak bisa) sehingga hal itu menjadi tekanan yang besar baginya terlebih dikala orangtua juga membanding-bandingkan ia dengan orang lain.

Demikianlah fakor-faktor penyebab depresi pada remaja yang sanggup kami rangkum. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan pada sobat anda melalui tombol share yang tersedia di bawah ini.