Kehamilan Dan Kanker Payudara

by

Selama kehamilan, sel-sel janin diproduksi dan sel-sel  janin tersebut kemungkinan akan tinggal di sirkulasi perifer anda untuk waktu yang usang sehabis kehamilan.

Kemampuan sel-sel akan terus menerus berada di dalam ajaran darah anda  atau disebut juga microchimerism janin (FMC). Penelitian yang dilakukan mengatakan bahwa sel-sel janin sanggup membantu mengurangi risiko kanker payudara.

Sel-sel janin sanggup mengakibatkan efek perlindungan  sehingga menimbulkan peningkatan sistem kekebalan badan untuk meragukan dan menghancurkan sel kanker.

Bagaimana perempuan hamil yang terdeteksi kanker payudara?

Kanker payudara adakala terdeteksi (ditemukan) pada perempuan yang sedang hamil atau gres saja melahirkan.  Pada perempuan yang sedang hamil atau yang gres saja melahirkan, kanker payudara paling sering terjadi antara usia 32 dan 38.

Mungkin sulit untuk mendeteksi (menemukan) dini kanker payudara pada perempuan hamil atau menyusui, payudara yang sering tekstur lembut dan bengkak. Wanita yang sedang hamil, menyusui, atau gres saja melahirkan biasanya mempunyai tekstur lembut dan payudara bengkak. Hal ini sanggup menciptakan benjolan kecil sulit untuk dideteksi dan sanggup mengakibatkan keterlambatan dalam mendiagnosis kanker payudara.

Karena penundaan ini, kanker sering ditemukan pada tahap berikutnya. Untuk mendeteksi kanker payudara, perempuan hamil dan menyusui harus menyidik payudara mereka sendiri, baik secara medis atau non medis(sendiri).

Tes yang menyidik payudara dipakai untuk mendeteksi (menemukan) dan mendiagnosa kanker payudara ialah sebagai berikut :

Loading…

1.  Pemeriksaan fisik dan sejarah. Sebuah ujian badan untuk menyidik gejala kesehatan umum, termasuk menyidik gejala penyakit, menyerupai gumpalan atau hal lain yang sepertinya tidak biasa. Sebuah sejarah kebiasaan kesehatan pasien dan penyakit masa kemudian dan perawatan juga akan diambil.

2.  Klinis investigasi payudara (CBE). Sebuah pengujian payudara oleh dokter atau profesional kesehatan lainnya. Dokter akan hati-hati mencicipi payudara dan di bawah lengan untuk benjolan atau hal lain yang sepertinya tidak biasa.

3.  MRI (magnetic resonance imaging). Sebuah mekanisme yang memakai magnet, gelombang radio, dan komputer untuk menciptakan serangkaian gambar detil dari kawasan di dalam tubuh. Prosedur ini juga disebut magnetic resonance imaging nuklir (NMRI).

4.  Uji USG: Sebuah mekanisme di mana gelombang bunyi energi tinggi (ultrasound) yang memantul jaringan internal atau organ-organ dan menciptakan gema. Gema membentuk gambar dari jaringan badan yang disebut sonogram.

5.  Mammogram: X-ray payudara. Mammogram sanggup dilakukan dengan sedikit risiko terhadap janin. Mammogram pada perempuan hamil mungkin tampak negatif meskipun kanker hadir.