Mengatasi Panas Pada Bayi Sesudah Imunisasi

by

Selanjutnya ialah imunisasi DPT yang menawarkan dampak samping dalam kurang nafsu makan, nyeri di area bekas suntikan, muntah dan demam.

Manfaat imunisasi memang tidak sanggup diragukan lagi akan tetapi beberapa diantara anda khawatir saat sehabis imunisasi bayi anda mengalami peningkatan suhu badannya.

Apa yang harus dilakukukan? Anda tidak perlu panik pada beberapa imunisasi termasuk proteksi vaksin DPT (difteri, pertusis, dan tetanus) menjadikan perubahan suhu tubuh pada bayi anda.

Bayi anda akan mengalami kesulitan tidur, lebih gampang menangis dan gelisah ini bukan alasannya ialah vaksin yang tidak cocok melainkan alasannya ialah perubahan suhu tubuh yang menciptakan bayi anda tidak nyaman.

Bahkan berhasil atau tidaknya imunisasi sanggup dilihat pasca imunisasi dengan ditandai perubahan suhu tubuh yang meningkat, panas atau infeksi disekitar area suntikan.

Pemberian vaksin yang mengalami peningkatan suhu tubuh sering kali menciptakan anda panik, serba salah bahkan ikut menangis tak tega dengan kondisi bayi.

Walaupun sebelumnya anda akan diberi tahu pasca imunisasi perubahan yang dialami oleh bayi, anda sanggup meminta obat penurunan panas untuk antisipasi peningkatan panas sewaktu-waktu.

Pada panas bayi mencapai 38 derajat celcius tidak membutuhkan obat penurun panas.

Berikut ialah cara yang sanggup anda lakukan untuk mengurangi suhu tubuh yang tinggi pada bayi anda pasca imunisasi :

1.  Memberikan ASI sesering mungkin. Kandungan ASI mempunyai zat yang sanggup menggurangi peningkatan suhu badan.

2.  Mendekap bayi, dengan menawarkan dekapan dari anda dapaet meningkatkan zat antinyeri sehingga menurunkan rasa sakitnya.

3.  Jangan memakai bedong atau selimbut tebal, gunakan baju yang gampang menyerap keringat.

4.  Kompres memakai air hangat sehingga menurunkan resiko kejang-kejang ketimbang memakai air dingin.

5.  Memberikan kompresan air hangat untuk mengurangi pembengkakan pasca suntikan. Kebanyakan bayi merasa nyeri saat bekas suntikan tersentuh sehingga menciptakan tidak nyaman.

6.  Berikan pijatan halus supaya bayi merasa nyaman

7.  Gunakan selalu alat pengukur panas (termometer) untuk melihat perkembangan peningkatan atau penurunan suhu tubuhnya.

8.  Pada umumnya kenaikan suhu tubuh bayi anda akan meningkat berkisar 38- 40 derajat celcius, panas tubuh anda akan menurun dengan sendirinya dalam waktu 1-2 hari. Ketika bayi anda mengalami panas melebihi 38 derajat celcius sanggup diberikan obat penurun panas yang sesuai dengan proposal dokter. Bila tidak kunjung turun dan mempunyai riwayat kejang maka sanggup berkonsultasi dengan dokter untuk diberikan penangananya.